“Aku melayani Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam selama sepuluh tahun. Demi Allah, tidak pernah sekalipun beliau bersabda kepadaku, ‘Cih!’ Tidak pernah pula berkata kepadaku untuk sesuatu, ‘Kenapa kau melakukan ini, kenapa kau tidak melakukan itu“
Pesan diatas langsung di sampaikan sendiri oleh Anas bin Malik. Seorang yang sangat dekat dengan Rasulullah. Seorang yang jiwa dan raganya dihibahkan untuk membersamai Rasulullah. Dan dibelakang Anas bin Malik memang disana ada seorang ibu yang rela ditinggal anaknya untuk kebaikan sang Anak yaitu Ummu Sulaim.
Masyaallah ….. indahnya kehidupan para sahabat dan shohabiyah, tentu itulah yang lebih pantas kita tiru.
Akhlaq mulia terlukiskan dalam ucapan Sahabat Anas bin Malik tentang Baginda Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam. Pukulan berat untuk pendidik-pendidik kita baik pendidik formal yang mereka menyandang predikat sebagai guru atau ustadz atau sebagai pendidik non formal yang mana ini lebih dimintai pertanggung jawaban kelak di akhirat yaitu pendidikan dalam keluarga. Betapa banyak pendidik sekarang melarang ini dan itu kepada peserta didik tapi tidak menggunakan bahasa yang benar. Bahasa yang lebih terkesan menghakimi.
Mungkin yang perlu kita lakukan bukanlah sebuah larangan berupa ungkapan “kenapa melakukan ini dan kenapa tidak melakukan itu”. Tapi lebih kesolusi dari perbuatan yang dilakukan oleh sang peserta didik. Salah satu solusi yang bisa kita pakai adalah sebuah keteladanan sebagai tindakan preventif agar seorang peserta didik tidak melakukan sebuah kesalahan. Kalau memang sudah terjadi kesalahan, baru kita memilih bahasa-bahasa yang tepat untuk menegur sang peserta didik, dengan bahasa yang lebih untuk menasihati bukan menghakimi.
Maka bisa diambil sebuah conclusion bahwa dengan bahasa penyampaian yang salah dalam mengingatkan seorang peserta didik maka peserta didik bisa-bisa akan lebih brutal dalam menyikapi keadaan, tetapi dengan bahasa yang baik insyaallah akan memperbaiki perilaku peserta didik.
“MAKA DARI ITU BAHASA BISA MERUBAH SEGALANYA“
Wallahu a’lam bishowab
Semoga Allah jadikan kita orang tua yang bisa mendidik anak-anak kita
Semoga Allah jadikan kita menjadi guru yang bisa menjadi teladan bagi siswa kita
aaamiin.